July 5, 2022
NETTER > Blog > Business > 15 pelajaran dari “Hal yang Sulit Tentang Hal-Hal yang Sulit”
15 pelajaran dari “Hal yang Sulit Tentang Hal-Hal yang Sulit” yang sayang sekali jika Anda lewatkan di FT.
Spread the love

15 pelajaran dari “Hal yang Sulit Tentang Hal-Hal yang Sulit” yang sayang sekali jika Anda lewatkan di FT.

1/ Budaya perusahaan : Budaya bukan hanya tentang nilai-nilai dan kepuasan karyawan.

Ini tentang merancang cara kerja yang fokus pada visi dan misi perusahaan.

2/ Mainkan game jangka panjang

Jika bisnis Anda bertahan hari ini dan membuatnya berjalan terus, itu akan memberi Anda jawaban yang tampaknya tidak dapat diakses hari ini.

3/ Tidak ada yang peduli

Jika bisnis Anda gagal atau berhasil, orang akan berbicara selama berhari-hari tetapi setelah itu, tidak ada yang peduli.

Dan mereka berhak untuk tidak peduli.

4/ Fokus

Keterampilan paling penting bagi seorang CEO adalah “Fokus”.

5/ Karyawan, Produk, dan Keuntungan

Pertama, urus karyawannya, lalu produk, dan terakhir untung.

Ini adalah urutan yang benar untuk membangun bisnis yang berkelanjutan di pasar.

6/ Manajer Produk Baik dan Buruk

Ketahui perbedaan antara keduanya dan analisis posisi Anda sebagai manajer produk.

7/ Judul dan Promosi

Tidak ada masalah dengan pekerjaan anda ketika Anda sedang membangun perusahaan sendiri.

Ini adalah salah satu takeaways terbesar dan poin favorit saya dari buku ini.

8/ Pekerjakan talenta terbaik

Terkadang Anda harus mengambil risiko dan mempekerjakan orang-orang senior.

Ini mungkin tampak seperti menjual jiwa. Tetapi itu juga berarti mempekerjakan bakat, pengetahuan, dan pengalaman terbaik.

9/ Skala perusahaan

Pertanyaannya bukanlah apakah Anda dapat meningkatkan skala perusahaan. pertanyaannya adalah apakah Anda dapat melakukan pekerjaan pada skala saat ini.

10/ CEO Masa Damai dan CEO Masa Perang

Anda bisa menjadi CEO Masa Damai atau CEO Masa Perang. Anda tidak dapat berfungsi sebagai keduanya.

Inilah perbedaannya:

11/ CEO harus mengatakan apa adanya.

Fokus pada hal positif dan negatif.

12/ Memecat orang dengan cara yang benar.

Berempati saat menembak. Ini dapat membuat banyak perbedaan bagi karyawan.

13/ Apakah itu benar-benar diperlukan?

Setiap kali Anda membuat keputusan sebagai pendiri, selalu tanyakan pada diri Anda apakah perilaku, nada suara, atau keputusan Anda dapat dibenarkan atau tidak.

14/ Membuat keputusan yang bijaksana ketika tidak ada jawaban.

Berurusan dengan ketidakpastian adalah pekerjaan seorang wirausahawan.

15/ Strategi dan cerita

Wirausahawan harus memiliki visi, strategi, dan keselarasan kepentingan yang jelas dalam mencapai tujuan perusahaan.


Itu dia. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca.