Menghadiri interview kerja terkadang menjadi momen yang mendebarkan, terlebih bagi para freshgraduate. Selain karena akan bertemu pewawancara yang tidak diketahui siapa orangnya, ketidaktahuan tentang pertanyaan yang mungkin diajukan juga menjadi tantangan tersendiri. Maka dari itu, sebelum menghadiri interview ada baiknya menyimak 6 tips menjawab pertanyaan interview kerja berikut ini.

1. Memperkenalkan Diri

Hal paling mendasar yang biasa dilakukan pewawancara adalah meminta pelamar memperkenalkan diri. Memberi gambaran tentang diri sendiri tampaknya sederhana saja. Namun, justru di sini lah kunci dari penilaian pewawancara.

Pelamar bisa saja bingung mengenai sisi mana yang harus diceritakan. Tips untuk menjawab pertanyaan ini adalah ceritakan hal-hal yang berkaitan dengan posisi yang akan dilamar. Misalnya, melamar posisi frontliner, maka pelamar perlu meyakinkan pewawancara bahwa dirinya mempunyai kepribadian yang supel dan mempunyai kemampuan problem solving yang baik.

2. Alasan Melamar di Perusahaan Tersebut

Pertanyaan semacam ini bertujuan untuk mengetahui kesungguhan pelamar untuk berkontribusi dalam perusahaan. Pastikan pelamar melakukan riset sebelum wawancara.

Cari kelebihan-kelebihan perusahaan dan jadikan alasan dalam menjawab pertanyaan ini. Tetapi jangan juga berlebihan dan seolah paling tahu tentang perusahaan tersebut. Selain itu, tunjukkan minat dan kecocokan dengan perusahaan tersebut.

3. Gambaran Posisi Pekerjaan yang Dilamar

Riset adalah hal yang penting sebelum wawancara. Tidak hanya mengenai perusahaannya, tetapi juga tentang posisi yang dilamar. Pelamar setidaknya mengerti apa yang dihadapi dan ditangani posisi tersebut secara umum.

Salah satu contoh adalah ketika melamar pada posisi operator alat berat. Setidaknya pelamar memahami secara penuh tentang pengoperasian alat berat  serta dasar-dasar keselamatan kerja karena pekerjaannya cukup berisiko. Dengan begitu, pelamar dapat meyakinkan pewawancara bahwa dirinya paham terhadap apa yang akan dihadapi dan benar-benar siap bekerja.

4. Kelebihan dan Kekurangan

Menjawab tentang kelebihan dan kekurangan harus dilakukan dengan penuh siasat. Dalam menyampaikan kelebihan, pastikan tetap bersikap rendah hati. Jangan sampai terlihat sombong dan terlalu percaya diri. Tips lainnya adalah berikan jawaban hanya yang berkaitan dengan posisi yang dilamar.

Untuk menjawab pertanyaan tentang kekurangan, bersikaplah jujur namun tetap diplomatis. Katakan saja kekurangan-kekurangan yang dimiliki. Tetapi di setiap kekurangan, pelamar perlu menyelipkan usaha-usahanya dalam mengatasi kekurangan-kekurangan tersebut. Ini akan memberi kesan kepada pewawancara bahwa pelamar memahami dirinya sendiri dan tidak segan memperbaiki diri.

5. Gaji yang Diinginkan

Inilah pertanyaan yang cukup sulit dijawab, terutama bagi freshgraduate. Tentunya masalah gaji ini tidak bisa dipukul rata sekalipun pada posisi yang sama. Ini disebabkan adanya faktor lain yang mempengaruhi seperti pendidikan, pengalaman, serta lama bekerja. Tetapi dengan riset, setidaknya perkiraan oleh pelamar tidak melenceng terlalu jauh dari kisaran sebenarnya.

Ada dua hal yang perlu dihindari ketika menjawab pertanyaan ini. Pertama, jangan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada perusahaan. Berikanlah penawaran dan lakukan negosiasi. Kedua, berikan kisarannya angkanya saja, jangan sebutkan angka pasti.

Dalam menjawab, sertakan kalimat-kalimat pertimbangan sebelum memberikan kisaran yang diinginkan. Misalnya seperti, “dari beberapa orang yang saya tahu bekerja pada posisi yang sama, gaji mereka…”. Atau misalnya, “saya baru saja lulus, tetapi sudah pernah magang dan memiliki berbagai pengalaman sebagai volunteer di bidang ini…”.

Opsi lain bisa juga dengan mempertimbangkan faktor eksternal seperti beban kerja serta UMP/UMR. “Setahu saya, UMP/UMR daerah sini sebesar sekian rupiah. Jumlah tersebut jika saya pertimbangkan dengan skill yang saya miliki dan beban kerja yang dihadapi…”. Kemudian ditutup dengan, “atas pertimbangan-pertimbangan tersebut saya mengajukan gaji sekitar sekian hingga sekian rupiah”.

6. Meminta Pertanyaan

Kali ini pelamar diberi kesempatan untuk bertanya kepada pewawancara. Biasanya ini merupakan sesi terakhir dari wawancara. Usahakan untuk menggunakan kesempatan ini untuk lebih memahami tentang perusahaan yang dilamar. Bila perlu, pikirkan terlebih dulu sebelum berangkat wawancara mengenai apa yang paling membuat penasaran dan perlu ditanyakan.

Dengan adanya informasi tambahan, pelamar akan memiliki gambaran yang lebih jelas dan detail mengenai keadaan perusahaan sebenarnya. Selain itu, pelamar yang bertanya akan memberikan kesan bahwa ia antusias untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Demikianlah 6 tips menjawab pertanyaan interview kerja bagi para freshgraduate. Percaya diri dalam menjual kelebihan namun tetap apa adanya adalah kunci suksesnya interview. Dari interview yang sukses, kemungkinan untuk direkrut pun akan lebih besar.